Tuesday, 17 June 2014 0 comments
Tutorial Penggunaan Website sistem informasi pendaftaran mahasiswa baru

Buka halaman home lewat localhost, ketik di address bar http://localhost/pendaftaranmahasiswa/home.php ( nama folder sesuai dengan nama folder yang disimpan di htdocs ) setelah itu akan muncul halaman seperti ini :


Terdapat 2 menu , yaitu menu pendaftaran mahasiswa baru dan juga menu daftar calon mahasiswa

Jika ingin melakukan pendaftaran , maka klik menu pendaftaran mahasiswa baru dan akan muncul halaman formutama.php yang berisi seperti ini :





Halaman formutama.php berisi tentang data-data yang harus diisi calon mahasiswa untuk melakukan pendaftaran. Jika data-data diatas sudah terisi semua, maka langsung tekan tombol daftar yang ada dibawah.

Jika pendaftaran berhasil, maka akan keluar notice seperti dibawah ini :



Pada formutama.php juga terdapat link untuk kembali ke halaman sebelumnya atau halaman



Klik kembali jika ingin kembali ke halaman sebelumnya, atau kembali ke halaman home.

Lalu menu yang kedua yaitu daftar calon mahasiswa.

Jika sudah melakukan pendaftaran , maka calon mahasiswa bisa melihat nama mereka dengan cara klik tombol daftar calon mahasiswa.

Jika sudah maka akan muncul viewdata.php yang berisi daftar calon mahasiswa seperti dibawah :


Jika sudah bisa melihat dan ingin kembali langsung saja klik kembali yang ada dibawah . 

terima kasih
Tuesday, 3 June 2014 0 comments

CMS ( Content Management System )

Apa itu CMS? 
CMS ( Content Management System ) bisa disebut suatu sistem yang digunakan untuk mengelola baik dari mulai pembuatan, pembaharuan, dan publikasi content secara langsung ( collaborative content management ). Tools & fungsi CMS sendiri cukup luas, diantaranya mencakup software aplikasi, database, arsip, workflow, dan alat bantu lainnya yang dapat digunakan guna membantu kinerja web.

CMS membuat halaman web menjadi dinamis. Artinya halaman web belum benar-benar ada sampai kita memastikan untuk mempublikasinya. Dengan demikian, konten dapat di perbaharui dan hasilnya dapat dilihat terlebih dahulu tanpa harus dipublikasikan. CMS berisi ribuan file dan script yang saling bekerja sama, berpadu dengan basis data untuk menghasilkan situs web, walaupun begitu tetap dapat digunakan, diatur, dan dijalankan oleh orang awam, sekalipun tidak mempunyai kemampuan teknis.

Ada banyak CMS yang beredar, baik itu yang gratis maupun yang berbayar. Beberapa CMS yang sangat populer dan sering digunakan sebagai platform adalah WordPress, Joomla, dan Drupal. Ketiganya adalah beberapa CMS yang paling populer dan paling banyak digunakan di dunia

WordPress
WordPress merupakan platform cms yang paling banyak diminati dan digunkana oleh para pengembang website. Dari WordPress anda bisa mengembangkan website apapun yang anda mau. Menggunakan WordPress anda bisa membuat website toko online, forum, website profile, portofolio, website perusahaan, portal, bahkan hingga social media semua bisa anda buat via WordPress.

Wordpress sangat mudah digunakan namun tetap cocok digunakan oleh semua level pengguna, dari yang level pemula sampai dengan level mahir sekalipun.

Joomla
Joomla adalah salah satu pilihan dari sekian banyak CMS yang tersedia didunia, baik itu yang gratis dan yang berbayar. Jommla adalah salah satu CMS yang paling populer, memiliki support atau dukungan komunitas yang baik dan berbagai macam pilihan ekstensi yang bisa menambah fungsionalitas dari website anda.

Drupal
Drupal sangat cocok digunakan bagi anda pengguna dengan level mahir, meskipun bagi anda yang pemula juga boleh untuk mempelajarinya. Drupal merupakan saingan terberat dari Joomla dan memeliki fleksibilitas yang luar biasa. Anda bisa mengembangkan framework anda sendiri dari Drupal ini.

Selain dari 3 CMS diatas, banyak sekali CMS yang dapat digunakan sebagai platform dalam membuat website diantaranya :
WebsiteBaker
SilverStripe
Mambo
Plume
MODX
bitweaver

Secara umum CMS bila digunakan sebagai platform dalam membuat website memiliki beberapa kelebihan dan juga kekurangannya. Berikut kelebihan dan kekurangan jika menggunakan CMS :

Kelebihan

  • Pengelolaan konten atau isi lebih mudah
  • Memungkinkan penambahan fitur dan plugin
  • Menghemat waktu pembuatan dan biaya pembuatan
  • Banyak CMS yang tersedia gratis
  • Banyak tersedia ekstensi (modul, template, dll) untuk penambahan fitur dengan cepat

Kekurangan

  • Bentuk dan fitur website mirip dengan website yang lain yang dibuat dengan CMS yang sama
  • Terbatasnya editing kode HTML ataupun PHP
  • Fitur dan fungsi website terbatas, tidak 100% sesuai kemauan pemilik website


sumber :
http://www.maximalidea.com/2013/10/apa-itu-cms.html
http://eridesktop.com/apa-itu-cms/
http://www.visigraphic.com/artikel/review-cms-content-management-system-yang-pernah-saya-coba
http://danypemrogweb.blogspot.com/2013/05/keuntungan-dari-cms.html
http://maseadi.wordpress.com/2013/01/25/kelebihan-kekurangan-cms/




Wednesday, 23 October 2013 0 comments

IRWAN SETYOKO
4311201022
MJ 3 A

PRAKTIKUM ADMINSIS

1. Apa pengertian RAID dan LVM.
2. Keuntungan menggunakan RAID dan LVM.
3. Kerugian menggunakan RAID dan LVM.
4. Contoh penggunaan RAID dan LVM dalam kehidupan sehari-hari.
5. Hal-hal lain yang dianggap perlu, misalnya jenis-jenis RAID jika ada, proses-proses atau tahapan dalam mengimplementasikan RAID dan LVM, dan sebagainya.

Jawaban :

  1. RAID (Redundant Array of Independent Disks) adalah  suatu sistem yang terbentuk dari beberapa hardisk/drive yang digunakan untuk mengimplementasikan fitur toleransi kesalahan pada media penyimpanan komputer denagan menggunakan cara redudansi (penumpukan) data dan meningkatkan keandalan kinerja I/O dari harddisk. 
       
    LVM (Logical Volume Manager) adalah sebuah manajemen penyimpan di sistem operasi GNU/Linux yang menyediakan fleksibilitas dalam membuat dan mengubah partisi dalam sebuah disk.

  2. Keuntungan Menggunakan RAID
    Salah satu keuntungan menggunakan raid adalah di penyimpanan datanya, RAID menggunakan           paritas disk dimana data akan aman terlindungi ketika ada satu harddisk data bermasalah.
        
    Keuntungan Menggunakan LVM
    Beberapa Keuntungan menggunakan LVM
        - Bisa menggabungkan beberapa Physical Volume (PV).
        - Mudah untuk Resize, Split, Add, Delete, Menggabungkan partisi, dll.

  3. Kerugian Menggunakan RAID
    RAID 0 à Tidak ada perlindungan. Jadi jika kita kehilangan satu hard disk tunggal, data kita akan hilang.
    RAID 1 à Space hard disk tidak digunakan secara efisien. Karena kedua hard disk adalah salinan satu sama lain, hanya setengah dari ukuran jumlah gabungan yang digunakan

    Kerugian Menggunakan LVM
    Proses booting lebih rumit
    - Kinerja I/O dapat menurun apabila PE tidak dialokasikan secara berdampingan pada storage

  4. Contoh Penggunaan RAID Dalam Kehidupan Sehari-hari
    Salah satu contoh pada penggunaan Windows Server 2008, Teknologi ini bertujuan untuk tukar-menukar informasi dan cetak dokumen antar rekan kerja, mengakses data perusahaan yang dibutuhkan tanpa harus berada di lokasi kantor ( remote access ) dan mempunyai fitur keamanan yang canggih. Dalam menggunakan access ini teknologi Windows ini dapat bertukar email tanpa menggunakan internet.

    Contoh Penggunaan LVM Dalam Kehidupan Sehari-hari
    Salah satu contoh pada saat menggunakan Linux di sebuah laptop dengan hanya satu buah disk dan tidak berencana atau tidak bisa menambah kapasitas, maka anda tidak perlu memilih LVM. Tapi jika di masa yang akan datang anda punya rencana untuk menambah kapasitas harddisk tapi malas untuk menginstall ulang OS, atau ingin menggabungkan beberapa disk yang anda miliki menjadi satu partisi. Sudah saatnya anda menggunakan LVM.

  5. Jenis-Jenis RAID
    Raid 0
    Berikut ini adalah poin-poin penting untuk diingat untuk level RAID 0.
    Minimum 2 disk.
    Kinerja yang baik (sebagai blok yang bergaris).
    Tidak ada redundansi (tidak ada cermin, no parity).
    Jangan gunakan ini untuk setiap sistem kritis.

    Raid 1
    Berikut ini adalah poin-poin penting untuk diingat untuk level RAID 1.
    Minimum 2 disk.
    Kinerja yang baik (tidak ada striping. No parity).
    Baik redundansi (sebagai blok yang dicerminkan).

    Raid 5
    Berikut ini adalah poin-poin penting untuk diingat untuk level RAID 5.
    Minimum 3 disk.
    Kinerja yang baik (sebagai blok yang bergaris).
    Baik redundansi (paritas didistribusikan).
    Terbaik pilihan biaya yang efektif memberikan baik kinerja dan redundansi. Gunakan ini untuk DB yang banyak dibaca oriented. Menulis operasi akan lambat.

    Raid 10
    Raid 10 adalah gabungan dari Raid 1 + Raid 0. Raid 10 bisa memberikan optimasi untuk toleransi kesalahan dimana raid 0 memiliki kecepatan yang lebih karena lebih banyak ruang dari dua hard disk yang dijadikan satu, sedangkan Raid 1 memberikan mirroring disk untuk redundansi dalam beberapa kasus. Raid 10 menawarkan data yang lebih cepat membaca dan menulis daripada Raid 5 karena tidak perlu mengelola paritas. Minimum harddisk yang bisa digunakan adalah 4 harddisk.

Sumber

http://memori-fahmi.blogspot.com/2011/11/pengertian-dan-jenis-raid-redudant.html
http://kambing.ui.ac.id/onnopurbo/library/library-sw-hw/linux-howto/lvm/lvm-01.pdf
http://husni-poison.blogspot.com/2013/02/raid.html
http://kotakomputer.wordpress.com/tag/lvm/
http://opsi.biz/fedora-11-raid-1/
http://www.docstoc.com/docs/97244393/lvm-dan-raid---WordPress
http://mediabisnisonline.com/mengenal-komponen-server-tipe-raid-dan-tingkatannya/
http://dhenga316.wordpress.com/author/dhenga316/
http://karedok.net/book/export/html/17
http://blog.dayaciptamandiri.com/2011/08/mengenal-jenis-jenis-raid.html
 
;